,

Waspada Dengan Serangan Botnet Dan Cara Menghindarinya

Botnet adalah salah satu serangan yang perlu diwaspadai karena menjadi salah satu jenis kejahatan siber yang memungkinkan peretas dapat merusak server, mencuri data, mengerimkan malware berbahaya. Beberapa  jenis serangan botnet adalah DDOS Attack kemudian Brute Force Attack dan Phising Attack.

Botnet merupakan singkatan dari “robot network” yang merupakan kumpulan dari beberapa perangkat (komputer, perangkat seluler, server, perangkat IoT, dsb.) yang sudah terinfeksi oleh malware dan saling terhubung melalui jaringan internet. Nah, setiap komputer atau perangkat yang sudah terinfeksi pada botnet ini disebut dengan bot atau zombie. Kumpulan bot yang sudah terinfeksi tersebut kemudian dikendalikan oleh para cybercriminals, yang juga dikenal dengan istilah bot-herder.

Hal Berbahaya yang bisa dilakukan Botnet 

Jika perangkat anda berhasil terinfeksi oleh botnet,  para bot-herder dapat memungkinkan melakukan beberapa hal berikut.

  1. Mengumpulkan data pribadibot-herder dapat melihat seluruh file yang terdapat pada perangkat zombie. Sehingga, dengan sangat mudah ia bisa mendapatkan berbagai informasi mengenai data-data sensitif, seperti informasi pribadi, password, dan lain sebagainya.
  1. Melakukan pengintaian, segala aktivitas online yang dilakukan juga dapat terlihat secara jelas oleh bot-herder. Dikarenakan, ia mendapatkan akses tingkat sistem ke perangkatmu.
  1. Mengirim data, selanjutnya botnet juga digunakan untuk melakukan pengiriman email secara massal atau dikenal dengan istilah spam. Tidak hanya email, bot-herder juga dapat melakukan pengiriman jenis file lainnya, seperti pesan, file, dan lain sebagainya.
  1. Melakukan instalasi aplikasi, dengan memiliki akses ke berbagai komputer, maka bot-herder dapat dengan mudah melakukan berbagai instalasi aplikasi pada perangkat yang sudah terinfeksi di dalam jaringan.
  1. Menginfeksi perangkat lain, perangkat yang sudah terinfeksi juga dapat menyebarkan malware ke perangkat lainnya. Hal tersebut dapat dilakukan melalui pemindaian jaringan untuk menemukan perangkat yang terbilang rentan.

Cara Melindung Perangkat dari Botnet

  1. Menggunakan kombinasi password yang kuat
    Kombinasi password yang kuat diharapkan menghindari serangan brute force, serangan ini dilakukan dengan cara menggunakan kombinasi password secara acak untuk mencoba masuk ke sebuah akun. Kombinasi yang bisa digunakan adalah dengan kriteria : Minimal 8 karakter, yang terdiri dari kombinasi huruf kapital, huruf kecil & angka (0 – 9)
    Contoh : Trz93Mkn.
    Kemudian ganti password secara berkala, maksimal 180 hari atau dalam hal password diketahui orang lain
  2. Menggunakan 2FA
    Selain menggunakan password yang kuat, Anda juga dapat menambah tingkat keamanan akun dengan menggunakan two-factor authentication (2FA). Saat ini sudah tersedia berbagai jenis 2FA yang bisa digunakan, seperti fingerprint, PIN, kode  OTP yang dikirimkan melalui pesan.
  3. Waspada terhadap berbagai lampiran email dan menghindari klik sembarang link
    Pastikan untuk tidak membuka atau mengunduh berbagai lampiran email yang Anda terima secara sembarang. Terutama, jika Anda tidak mengenal pengirim email, hal ini berpotensi lampiran email berisi malware yang dapat menyerang perangkat Anda.
  4. Rutin melakukan update operting system
    Setiap kali Operation System merilis update terbaru, biasanya terdapat peningkatan untuk sistem keamanannya. Oleh karena itu, pastikan Anda untuk selalu melakukan update secara rutin.
  5. Menggunakan antivirus/anitmalware yang selalu up-to-date
    Tujuan  menggunakan Antivirus adalah untuk melakukan pemindaian pada perangkat. Sehingga, dapat membantu dalam mengatasi berbagai jenis malware yang menyerang perangkat Anda. Antivirus yang selalu update memungkin untuk mengenali jenis serangan malware baru melalui signature atau database yang dimiliki oleh antivirus tersebut.