Dorong Transformasi Digital, BSI UII Gelar Pelatihan Self Leadership Bersama Rektor
"Transformasi digital hanya akan berjalan jika dimulai dari transformasi diri dan kemampuan memimpin diri sendiri sebelum memimpin tim maupun proyek."
Gedung Kuliah Umum, Universitas Islam Indonesia
Yogyakarta, 13 November 2025 – Badan Sistem Informasi (BSI) Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan sesi training bertajuk Self Leadership sebagai bagian dari rangkaian Class of Champion. Kegiatan ini menghadirkan Rektor UII, Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D., sebagai pemateri utama dan diikuti oleh pimpinan BSI, Kepala Divisi IT Fakultas, serta staf BSI yang hadir secara langsung.
Acara dibuka dengan pengantar yang menegaskan bahwa peran BSI saat ini tidak lagi sekadar sebagai unit pengelola sistem dan teknologi, tetapi juga sebagai tonggak penggerak transformasi digital di lingkungan UII. Transformasi digital tersebut ditekankan hanya akan berjalan jika dimulai dari transformasi diri dan kemampuan memimpin diri sendiri sebelum memimpin tim maupun proyek.
Menjadi 'Kuda' Organisasi
Dalam sesi utama, Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D. menjelaskan konsep self leadership melalui berbagai ilustrasi, mulai dari analogi kereta kuda hingga peran penggembala dalam hadis tentang kepemimpinan. Ia menegaskan bahwa kecepatan dan kualitas gerak organisasi sangat ditentukan oleh "kuda yang paling lambat", sebagai gambaran bahwa satu individu yang tidak berkembang dapat memengaruhi keseluruhan ekosistem kerja.
"Kalau saya santai dan organisasi tetap jalan, hati-hati. Jangan-jangan keberadaan saya sama dengan ketidakberadaan saya."
— Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D.
Beliau juga mengaitkan self leadership dengan konsep Ihsan dalam Islam, yakni kesadaran bahwa Allah selalu melihat apa yang dilakukan hamba-Nya. Dari sini lahir nilai integritas, disiplin, dan kehati-hatian, bahkan ketika tidak ada atasan atau pengawasan formal. Ia menekankan pentingnya akuntabilitas pribadi, motivasi intrinsik, kesiapan beradaptasi dengan perubahan, serta keberanian untuk terus belajar, unlearn, dan relearn di tengah perubahan cepat dunia teknologi informasi.
Dinamika Tempat Kerja
Sesi ini turut membahas isu sehari-hari di tempat kerja seperti impostor syndrome, pengelolaan emosi, komunikasi empatik dan asertif, manajemen konflik, hingga "politik kantor" yang tetap harus dijalankan tanpa mengorbankan nilai dan integritas.
Melalui sesi tanya jawab, peserta diajak memikirkan cara berpindah dari sekadar "mengetahui konsep" menjadi benar-benar "melakukan" dalam praktik, termasuk bagaimana membangun budaya saling mengingatkan dan saling mendengar di lingkungan BSI sebagai komunitas pembelajar.
Di akhir acara, Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D. merangkum self leadership dalam tiga pilar utama:
- Self Awareness: menyadari dan mengukur diri sendiri.
- Self Regulation: mampu mengatur diri tanpa harus terus diatur.
- Self Motivation: kemauan kuat untuk mendorong diri terus bergerak dan bertumbuh.
Pada akhirnya, self leadership itu soal galak pada diri sendiri.
— Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D.Melalui pelatihan ini, BSI UII berharap setiap anggota tim semakin mampu memaknai peran dan tanggung jawab pribadi, mengenali kekuatan dan nilai diri, serta menyelaraskannya dengan visi, misi, dan tujuan BSI. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi penting untuk memperkuat kapasitas BSI sebagai motor penggerak transformasi digital di Universitas Islam Indonesia.
Galeri Kegiatan
Dokumentasi sesi pelatihan bersama Rektor
