Menyongsong Tahun 2026, BSI UII Tekankan Adopsi Kecerdasan Buatan dan Integrasi Sistem
"Kita harus beranjak dari sekadar rutinitas tanpa jiwa menuju pekerjaan yang bermakna (meaningful work)."
Gedung Kuliah Umum Lantai 2, Kampus Terpadu UII
Yogyakarta, 8 Januari 2026 – Badan Sistem Informasi (BSI) Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Kick-Off Meeting 2026 di Gedung Kuliah Umum Lantai 2, Kampus Terpadu UII, pada Kamis (8/1). Pertemuan strategis ini mengusung tema besar "2026: Kompak, Serempak, Rampak" sebagai upaya memperkuat sinergi internal dalam menghadapi tantangan teknologi yang kian dinamis.
Kepala BSI UII, Mukhammad Andri Setiawan, Ph.D., dalam pidato kuncinya menekankan pentingnya transformasi budaya kerja dari sekadar rekan kerja menjadi sebuah "suku" (tribe) yang solid. Ia menyoroti fenomena di mana unit non-IT di lingkungan universitas terkadang mengadopsi perangkat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) lebih cepat dibandingkan unit teknis, yang menjadi tantangan kompetitif internal bagi BSI.
Empat Mandat Utama 2026
Dalam pertemuan tersebut, BSI UII menetapkan empat mandat utama yang akan menjadi pedoman kerja sepanjang tahun 2026:
- Percepatan dan Integrasi: Mengurangi variasi sistem yang dikembangkan oleh unit atau fakultas guna meningkatkan efisiensi.
- Adopsi AI: Menindaklanjuti instruksi Rektor UII untuk secara eksplisit mengintegrasikan "akal imitasi" atau kecerdasan buatan dalam pengembangan sistem.
- Keamanan dan Resiliensi: Pengawalan ketat terhadap Disaster Recovery Center (DRC) serta perlindungan keamanan data.
- Kebijakan: Penguatan kebijakan teknologi informasi dan integrasi data bersama Badan Penjaminan Mutu (BPM).
Paparan Strategis Lintas Bidang
Acara yang berlangsung dari pagi hingga sore hari ini juga menghadirkan paparan dari para pimpinan bidang di lingkungan BSI. Bapak Ahmad Fathan Hidayatullah, Ph.D. memaparkan strategi di Bidang Pengembangan, disusul oleh Bapak Ari Sujarwo, M.I.T. untuk Bidang Operasi, dan Ibu Lungit Marsudi Wening, S.Kom. yang menjelaskan arah Bidang Layanan Pengguna.
Selain itu, aspek manajemen proyek dan perencanaan dipaparkan oleh Bapak Endro Mustofa, S.Kom. dan Ibu Majang Palupi, MBA. Pertemuan ini tidak hanya bersifat instruksional, tetapi juga menyediakan ruang refleksi dan diskusi terbuka bagi seluruh staf TI untuk menyelaraskan persepsi sebelum memulai siklus kerja tahunan.
"Fokus kita bukan hanya menjalankan Scrum, tapi benar-benar menjadi lincah (Agile) dalam merespons kebutuhan universitas."
— Mukhammad Andri Setiawan, S.T., M.Sc., Ph.D. Kepala Badan Sistem InformasiMelalui kick-off ini, BSI UII berkomitmen untuk memimpin transformasi teknologi di lingkungan universitas, memastikan bahwa setiap inovasi yang dihasilkan memberikan dampak nyata bagi seluruh sivitas akademika UII.
Galeri Kegiatan
Momentum sinergi dan kolaborasi dalam langkah strategis transformasi digital universitas.
Klik di luar gambar untuk menutup
